Pemalu Namun Liar Asian Golden Cat (Catopuma temminckii)
Golden Cat atau dalam bahasa inggris dinamakan Asian Golden Cat. Kucing yang satu ini memiliki persebaran yang sangat luas di Asia Timur dan Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri kucing ini pernah ditemukan di Bukit Tigapuluh provinsi Riau, Sumatera, melalui kamera tersembunyi yang biasanya digunakan untuk melihat keberadaan suatu spesies langka ataupun yang lalulalan.
Kucing emas Asia (Catopuma temminckii) merupakan hewan yang memiliki status hampir terancam punah (IUCN). Kucing ini memiliki sifat pemalu, hidup sendiri, nocturnal dan merupakan kucing penjelajah. Kucing dari genus Catopuma ini memiliki karakteristik yang unik dan membuat ia sulit untuk di budidayakan di kebun binatang. mengapa?
Karena kucing ini tidak menyukai kebisingan. Jadi banyak pihak/instansi publik yang jarang memilihara hewan yang satu ini. Namun jika dipaksakan akan menyebabkan kucing ini stress dan tidak dapat bertahan hidup lebih lama.
![]() |
| Distribusi Catopuma temminckii |
Catopuma temminckii hidup di hutan hujan tropis dataran rendah. terkadang ia juga menyukai tempat yang lembab dan kering sub tropis, biasanya juga dapat ditemukan di padang rumput dan semak. Spesies ini memiliki persebaran yang luas, ia dapat ditemukan di India, Cina, Vietnam timur, hingga Sumatera Selatan. Sumatra merupakan satu-satunya pulau di Indonesia yang disinggahi oleh spesies yang mempesona ini, sedangkan dipulau lain tidak. Spesies ini dapat ditemukan di wilayah yang memiliki ketinggian kurang lebih 2500 - 3000 mdpl.
![]() | |
![]() |
| //Sumber : Google. Catopuma temminckii |
Spesies ini memiliki warna yang khas yaitu memiliki rambut yang berwarna coklat keemasan dengan bagian bawah lebih cerah disertai bintik-bintik gelap. Memiliki telinga kecil dan tebal. Bagian belakang telinga terdapat warna hitam dengan bagian tengah yang terdapat rambut putih. Wajah kucing emas ini ditandai dengan garis-garis putih dan hitam disekitar matanya. disisi perut dan juga ekor juga terdapat garis putih.
kucing ini memiliki berat badan yang berkisar antara 8-16 kg, dengan ukuran sedang dengan dimorfisme seksual yang cukup besar. Biasanya betina memiliki berat 8-10 kg, sedangan jantan dewasa memiliki berat 12-15 kg dan memiliki panjang tubuh sekitar 110 hingga 160 cm sedangkan ekor mewakili sepertiga dari total panjang tubuh.
keunikan dari kucing satu ini yaitu kucing jantan biasanya berperan aktif dalam membesarkan anaknya, ia memiliki jarak jangkauan dari sarang sekitar 30-50 km persegi. kucing ini merupakan kucing yang sulit diamati jika di alam liar, dikarenakan sifatnya yang pemalu dan sangat sensitif akan suara dari kedatangan manusia, oleh sebab itu ia jarang sekali terlihhat.
Asal kalian tahu kucing emas Asia ini merupakan pemburu terestrial, ia dapat memanjat pohon. kucing ini memangsa tikus besar, tetapi makanan mereka juga termasuk amfibi, serangga, burung, monyet daun, reptil dan ungulata kecil. Mereka juga dilaporkan memangsa binatang besar seperti babi hutan, rusa sambar, dan anak sapi.
SEMOGA TULISAN INI DAPAT MENAMBAH DAN MEMBUKA WAWASAN ANDA SEMUA DALAM DUNIA FLORA DAN FAUNA. SEMOGA BERMANFAAT :)
Reference :
BROCKLEHURST, M. (1997). Husbandry and breeding of the Asiatic golden cat (Catopuma temminckii) at Melbourne Zoo. International Zoo Yearbook 35, 74‐78.
CHOUDHURY, A. (2007). Sighting of Asiatic golden cat in the grasslands of Assam’s Manas National Park. Cat News, No. 47, 29
DARBOWSKA, A. & SMIELOWSKI, J. (2001). Some observations on the behaviour of the Chinese golden cat Catopuma temminckii tristis (Milne‐Edwards, 1872) at Wassenaar Wildlife Breeding Center. Der Zoologische Garten N.F. 71 6. 394‐402.
EATON, R. (1976/197). The World’s Cats. Vol. I‐III. Seattle.
EHLERT, T. (2013). Untersuchungen zur Ethologie von Asiatischen Goldkatzen (Pardofelis temminckii) in Menschenobhut unter Anwendung chronoethologischer Methoden. Dissertation. Johann Wolfgang Goethe‐Universität Frankfurt/Main.
FIGURA, I. & REICHLER, S. (2007).Erfahrungen in der Handaufzucht von Asiatischen Goldkatzen (Catopuma temminckii) und Sumatra‐Tigern (Panthera tigris sumatrae) im Tiergarten Heidelberg. Der Zoologische Garten N.F. 76 5‐6, S.345‐356.
https://www.livescience.com/17067-rare-cat-species-photographed.html





Komentar
Posting Komentar